Menyikapi Omicron yang Kian Merajalela, Begini Kata Jubir Penanganan Covid-19

- Senin, 27 Desember 2021 | 16:06 WIB
Ilustrasi virus corona penyebab COVID-19 (Pixabay)
Ilustrasi virus corona penyebab COVID-19 (Pixabay)

HALLO DEPOK - Saat ini Omicron menjadi varian yang menyita banyak perhatian, terutama dengan karakteristiknya yang memungkinkan untuk memunculkan gelombang COVID-19 di berbagai negara.

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI, Siti Nadia Tarmizi sekali lagi menegaskan, apapun varian virusnya, kunci menghadapinya tetap sama, yaitu tegakkan protokol kesehatan, perkuat upaya testing, lacak dan isolasi, serta lakukan vaksinasi.

Badan Kesehatan Dunia WHO, kata Nadia, menyatakan per tanggal 23 Desember, sudah ada 110 negara yang melaporkan telah menemukan kasus Omicron, baik yang diperoleh dari para pelaku perjalanan maupun yang dari komunitas, dalam arti, sudah ada penularan di tingkat masyarakat.

Tingkat penularan Omicron diyakini melebihi varian Delta, meski sejauh ini gejala yang ditimbulkan lebih ringan. Namun, Nadia mengatakan, studi masih terus dilakukan untuk memahami karakteristik varian ini.

"WHO dalam laporannya menyampaikan bahwa risiko untuk semua negara masih dikategorikan sangat tinggi. Dengan mempertimbangkan varian dominan saat ini masih varian Delta (96%) yang sempat memunculkan gelombang besar di berbagai negara beberapa waktu yang lalu," ujar Nadia.

Sejauh ini, ada 8 kasus varian Omicron ditemukan di Indonesia dan saat ini dalam penanganan. “Tentu kita sudah melakukan antisipasi supaya Omicron yang sudah diidentifikasi di Indonesia tidak menyebar dan meluas di masyarakat. Oleh karena itu, semua harus ikut andil dalam upaya pengendalian transmisi varian ini,” tegas Nadia.

Ia juga menekankan, semua pihak harus tetap waspada dan tetap prokes, juga bersiap jika gelombang berikutnya mungkin akan muncul seiring dengan meluasnya varian baru tersebut.

Dalam mencegah dan mengendalikan Omicron, Nadia menekankan kerja sama dari berbagai pihak adalah kunci utamanya. Disamping tentu selalu mendukung upaya-upaya yang tengah dilakukan, seperti segera melakukan vaksinasi.

“Apapun jenis vaksinnya. Tidak pilih pilih vaksin. Pastikan kita dan orang-orang di sekeliling kita sudah mendapatkan vaksinasi lengkap. Bantu untuk memberikan pengertian dan pemahaman tentang pentingnya vaksinasi, bagi diri sendiri dan orang-orang di sekitarnya,” imbuh Nadia.

Halaman:

Editor: Shafira Thalia

Tags

Terkini

Vaksinasi Silang Lebih Efektif Hadang Omicron

Senin, 3 Januari 2022 | 16:30 WIB

Begini Momen Pergantian Malam Tahun Baru di Hong Kong

Minggu, 26 Desember 2021 | 15:07 WIB

5,5 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia

Sabtu, 4 Desember 2021 | 16:29 WIB
X