Banyak Anak-anak di Bogor Mengalami Mata Minus dan Plus. Diduga, PJJ Merupakan Salah Satu Penyebabnya

- Selasa, 23 November 2021 | 23:45 WIB
Pemeriksaan mata (Istimewa)
Pemeriksaan mata (Istimewa)

HALLO DEPOK - Sejumlah anak usia 7 sampai 18 tahun di Bogor mengalami gangguan mata berupa minus hingga 11 dan plus sampai tingkat 7. Hal tersebut diketahui dalam pemeriksaan mata yang digelar Jabar Bergerak untuk siswa SD, SMP, SMA, pesantren sampai panti asuhan di Mal Boxies, Bogor, Selasa (23/11/2021).

Atalia Praratya, Ketua Jabar Bergerak mengaku terkejut dengan hasil pemeriksaan tersebut.
Yang lebih mengejutkan lagi, anak-anak tidak merasa kondisi tersebut sebagai keanehan maupun
perlu perhatian khusus. Padahal, edukasi mata perlu dilakukan sejak dini.

"Saya kira perlu mengedukasi keluarga, tidak saja untuk kegiatan seperti ini tapi harus dari
keluarga sendiri melakukan pemeriksaan mata kepada anak-anak mereka," ujar dia.

Terlebih di masa pandemi, anak-anak melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring yang membuat mereka lebih banyak berinteraksi dengan layar komputer.

Baca Juga: Pendapat Ma'ruf Amin Soal Tuntutan Pembubaran MUI

"Pemeriksaan mata untuk anak usia 7 sampai 18 tahun itu penting sekali, karena di masa
Pandemi Covid-19 anak-anak banyak melakukan PJJ butuh upaya agar mata tetap sehat.
Mengingat, mereka belajar menggunakan gadget, komputer dan tidak tahu bagaimana posisi membaca dan pencahayaannya," terang dia yang bersama dengan Lions Club Bandung Raya membagikan 500 kacamata gratis untuk anak sekolah.

Lebih lanjut, Atalia mengatakan bahwa kegiatan pemeriksaan mata pada anak usia 7 sampai 18 tahun dapat digunakan sebagai bahan riset pengadaan PJJ. "Saya kira juga bisa dijadikan bahan riset bagaimana pembelajaran jarak jauh ini bisa mempengaruhi kesehatan anak-anak tidak saja kesehatan mata karena terlalu lama di depan gadget dan komputer tapi juga masalah obesitas dan kesehatan mental," ujar dia.

Baca Juga: Menang Artist of The Year di AMAs, BTS Cetak Sejarah sebagai Artis Asia Pertama

Wakil Walikota Dedie A Rachim mengaku terkejut dengan banyaknya anak-anak di Kota Bogor mengalami gangguan mata. Setelah, mereka melakukan pemeriksaan mata, ternyata kondisi kesehatan matanya kurang baik.

Halaman:

Editor: Dini Daniswari

Tags

Terkini

Angka Kematian Bayi di Jabar Turun Terus, Masasih

Selasa, 31 Januari 2023 | 07:25 WIB

Rekomendasi Hotel di Bandung Murah Tapi Mewah

Jumat, 27 Januari 2023 | 04:40 WIB
X