Kenali Risiko Menelan Sperma, Ternyata Bisa Bahaya Loh

- Kamis, 16 September 2021 | 21:59 WIB
Ilustrasi Pelecehan Seksual (Foto: Istimewa)
Ilustrasi Pelecehan Seksual (Foto: Istimewa)

HALLO DEPOK - Saat ini sedang viral seorang oknum dokter yang tengah menempuh pendidikan spesialis di sebuah universitas di Semarang, Jawa Tengah, dijadikan tersangka karena diduga telah mencampurkan sperma ke makanan istri kawan seprofesinya.

Perbuatan tersebut dilakukan pada Desember 2020 di sebuah rumah kontrakan.  Sang korban, kini mengalami depresi dan terus meminum anti-depresan untuk mengurangi deritanya.

Terlepas dari tindakan asusila oknum dokter itu, apa sih sebenarnya dampak menelan sperma atau air mani? Apakah berbahaya, atau justru memiliki dampak positif bagi kesehatan?

Dikutip dari laman kesehatan terkemuka WebMD, air mani adalah zat kompleks yang dibuat oleh organ reproduksi pria. Cairan ini  sebagian besar terbuat dari air, plasma, dan lendir (zat pelumas). Air mani juga mengandung 5 hingga 25 kalori, dan terdiri dari sejumlah kecil nutrisi penting termasuk kalsium, sitrat, fruktosa, glukosa, magnesium, asam laktat, kalium, protein dan seng.

Selain nutrisi, air mani juga mengandung sperma. Sperma adalah sel yang dapat membuahi sel telur wanita untuk menghasilkan keturunan. Satu ejakulasi bisa berisi 200.000.000 hingga 300.000.000 sperma.

Sperma membutuhkan nutrisi karena mereka harus menempuh jarak yang sangat jauh dan tahan terhadap lingkungan yang keras di vagina. Nutrisi yang ditemukan dalam air mani akan membuat sperma tetap hidup dan memberikan energi saat mereka berlomba menuju sel telur. Sumber energi utama mereka adalah fruktosa, sejenis gula.

Air mani dan sperma bisa tertelan saat seks oral, meskipun sebagian besar dimuntahkan. Meskipun terbuat dari banyak nutrisi penting, namun air mani bukanlah sumber nutrisi yang baik karena jumlahnya sedikit dalam satu ejakulasi.

Menelan air mani juga menempatkan pada risiko yang lebih besar terkena infeksi menular seksual. Beberapa orang mengalami reaksi alergi yang parah usai menelan air mani, tetapi ini sangat jarang. Risiko terbesar saat menelan air mani adalah terkena infeksi menular seksual. Perempuan yang menelan sperma dapat dengan mudah tertular herpes, sifilis, dan gonore dari melakukan seks oral.

Penelitian telah menunjukkan bahwa lebih sulit untuk mendapatkan human immunodeficiency virus (HIV) dari seks oral, tetapi bukan tidak mungkin. Semen juga diketahui membawa human papillomavirus (HPV). Tapi HPV tidak terdeteksi dalam air mani saat diuji. Beberapa jenis virus ini dapat menyebabkan kanker tenggorokan.

Halaman:

Editor: Shafira Thalia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengenal Badai Matahari

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 14:09 WIB

ISEF Giatkan Produk Muslim Menuju Komoditi Global

Rabu, 20 Oktober 2021 | 20:59 WIB

Intip 6 Gaya Elegan Sari Nila Pemeran Mama Rosa

Senin, 18 Oktober 2021 | 22:19 WIB

Croctober, Snap Bitmoji Seru dari Crocs

Jumat, 15 Oktober 2021 | 05:55 WIB

Stres di Masa Pandemi? 4 Manfaat Pijat untuk Terapi

Jumat, 15 Oktober 2021 | 05:24 WIB

Ini Tips Buang Sampah Obat dengan Benar

Rabu, 13 Oktober 2021 | 21:02 WIB

Depresi Bukan Tanda Kelemahan

Minggu, 10 Oktober 2021 | 20:02 WIB
X