Selain Vaksinasi, Lakukan Langkah Ini untuk Bendung Varian Omicron

- Senin, 10 Januari 2022 | 21:19 WIB
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 (Wuling)
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 (Wuling)

HALLO DEPOK - Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), vaksin masih menjadi senjata efektif mencegah dan melawan COVID-19, bersama dengan 3M, 3T, dan sirkulasi udara yang baik.

Selain itu, akselerasi vaksinasi COVID-19 masih terus berlangsung. Per 9 Januari 2022, sudah lebih dari 170 juta penduduk Indonesia mendapatkan vaksinasi dosis pertama dan lebih dari 116 juta di antaranya sudah mendapatkan dosis lengkap.

Capaian tersebut menjadikan Indonesia masuk jajaran 5 besar negara dengan jumlah vaksinasi terbanyak di dunia, demikian disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, Senin (10/1/2021).

Saat ini, pemerintah terus mematangkan skema pemberian vaksin booster. “Ketika sudah saatnya, diharapkan masyarakat untuk segera lakukan booster sesuai aturan yang nantinya berlaku,” harap Menkominfo.

Johnny menyampaikan bahwa mengingat mayoritas kasus Omicron ditemukan pada pelaku perjalanan luar negeri, maka andil proses karantina juga signifikan dalam mengendalikan laju penyebaran Omicron. “Patuhi dan laksanakan dengan baik proses karantina bagi mereka yang masuk ke Indonesia,” tandasnya.

Data menunjukkan bahwa peningkatan jumlah kasus Omicron di Indonesia berlangsung cepat. Semua pihak perlu memperhatikan pertambahan jumlah kasus transmisi lokal yang ada.

“Dari 414 orang, mayoritas memang pelaku perjalanan luar negeri, namun sebanyak 31 di dalamnya merupakan kasus transmisi lokal. Ini berarti proses penularan sudah terjadi di tengah masyarakat,” papar Johnny. "Artinya, meski tidak ke mana-mana, kita tetap berisiko tertular. Jadi upaya intervensi harus tetap dilakukan."

Pemerintah telah mengatur bahwa pelanggar ketentuan karantina ini akan ditindak tegas, seperti mengembalikan yang bersangkutan ke tempat karantina yang seharusnya. Jika orang tersebut tidak kooperatif maka dapat berlaku sanksi sebagaimana diatur dalam Pasal 14 UU Nomor 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular dan Pasal 93 UU Nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

“Dukungan masyarakat sangat kita perlukan. Semua pihak diminta ikut serta mengawal implementasi aturan karantina ini di lapangan,” pungkas Johnny.***

Halaman:

Editor: Shafira Thalia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

8 Tips PS5 yang Harus Anda Ketahui

Selasa, 11 Oktober 2022 | 22:11 WIB

Ini Kiat Rebut Hadiah US$ 3 Juta dari ZSP

Minggu, 24 Juli 2022 | 23:31 WIB

Cara Mudah Test Drive Mobil Toyota di Auto2000

Rabu, 16 Maret 2022 | 14:30 WIB

Auto2000 Gunakan Robot untuk Melayani Customer

Rabu, 9 Maret 2022 | 17:06 WIB

Efek Macet, Bisa Sebabkan Penguapan Oli Mobil?

Minggu, 6 Maret 2022 | 06:22 WIB

Cara Timbulkan Self Love Bagi Wanita: Ubah Pola Pikir

Senin, 28 Februari 2022 | 13:58 WIB

Pusing dan Sakit Kepala? Mungkin Terinfeksi Omicron

Selasa, 15 Februari 2022 | 20:19 WIB

Ilmuwan Bantah Varian Omicron Tak Berbahaya

Selasa, 15 Februari 2022 | 20:13 WIB

Amankah Memasang Roof Box di Atap Mobil? Ini Tipsnya

Senin, 7 Februari 2022 | 16:54 WIB

Resmi, Daimler AG Berubah menjadi Mercedes-Benz AG

Sabtu, 5 Februari 2022 | 17:23 WIB

Promo KFC di Bulan Februari 2022

Selasa, 1 Februari 2022 | 17:53 WIB

Ini 3 Lensa Lucu Bertema Imlek dari Snapchat

Jumat, 28 Januari 2022 | 16:45 WIB

Terpopuler

X