Alhamdulillah, 26.328 Jemaah yang Tertunda Siap Berangkat Umrah

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 15:40 WIB
Masjid Nabawi. Foto: Alia Fathiyah
Masjid Nabawi. Foto: Alia Fathiyah

 

 


HALLO DEPOK- Pemerintah Kerajaan Arab Saudi diinformasikan tengah mulai menyiapkan pengaturan pelaksanaan umrah bagi jemaah umrah Indonesia. Kementerian Agama meminta para Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) untuk melakukan langkah-langkah persiapan.


Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief mengatakan pihaknya telah bersurat kepada para pimpinan PPIU tertanggal 11 Oktober 2021, tentang Persiapan Penyelenggaraan Ibadah Umrah 1443H.

"Kami minta penyelenggara perjalanan ibadah umrah mempersiapkan keberangkatan jamaahnya, khususnya mereka yang telah mendaftar dan membayar biaya umrah di PPIU namun tertunda keberangkatannya hingga saat ini," terang Hilman Latief dikutip dari laman Kemenag.go.id, Selasa 12 Oktober 2021.

Menurut Hilman, penyelenggaraan ibadah umrah sempat ditutup oleh Arab Saudi pada akhir Februari 2020 disebabkan pandemi. Penyelenggaraan umrah sempat dibuka kembali pada awal November 2020, dengan protokol kesehatan dan persyaratan khusus. Data Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH) mencatat, per November 2020, ada 26.328 jemaah yang tertunda keberangkatannya dan berusia 18 sampai 50 tahun.

"Mereka masuk dalam kriteria yang dipersyaratkan Saudi untuk berangkat umrah di masa pandemi saat itu," jelas Hilman.

Baca Juga:
Netizen Baper lihat Pertemuan Luna Maya dan Ariel Noah

Namun, otoritas Saudi kembali menutup sementara akses masuk ke wilayahnya bagi pendatang dari 20 negara, termasuk Indonesia. Keputusan tersebut diterbitkan pada 2 Februari 2021 dan berlaku efektif sejak 3 Februari pukul 21.00. Sejak itu belum ada lagi pemberangkatan jemaah umrah asal Indonesia.

"Sehubungan info Saudi tengah persiapkan aturan pelaksaan umrah bagi jemaah Indonesia, kami minta PPIU melakukan pendataan terhadap jemaah tertunda, khususnya terkait dengan pelaksanaan vaksinasi dosis lengkap yang menjadi persyaratan untuk melaksanakan ibadah umrah," paparnya.

"Kami minta PPIU segera melaporkan data jemaah yang telah divaksinasi dosis lengkap dan siap untuk diberangkatan," sambungnya.

Baca Juga:
ID Line Bocor, Iqbaal Ramadhan akan Balas Chat yang paling Absurd

Selain itu, lanjut Hilman, pihaknya juga minta PPIU untuk melaporkan data jemaah umrah yang tertunda keberangkatannya lalu melakukan pembatalan/penarikan biaya perjalanan ibadah umrah. Laporan disampaikan secara tertulis oleh masing-masing PPIU dan dikirimkan melalui email laporanumrah@kemenag.go.id atau laporanumrah@gmail.com

Alia F

Editor: Alia Fathiyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jadi Google Doodle, Ellya Trend Google Nomor Satu

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 22:47 WIB

Mau Umroh? Cek Ketentuan Berikut ini

Jumat, 22 Oktober 2021 | 13:03 WIB

Hoax di RSCM Terjadi Kelonjakan Covid

Kamis, 21 Oktober 2021 | 16:11 WIB

5 Langkah Antisipasi Gelombang Covid-19 ke Tiga

Selasa, 19 Oktober 2021 | 07:45 WIB
X