Indonesia Terima Donasi Vaksin Covid-19 Pfizer 1,2 Juta Dosis

- Minggu, 23 Januari 2022 | 10:15 WIB
Ilustrasi vaksin (pixabay)
Ilustrasi vaksin (pixabay)

HALLO DEPOK - Indonesia kembali menerima vaksin Pfizer sebagai bagian donasi COVAX sebanyak 1.257.750 dosis.

Menyambut kedatangan vaksin donasi ini, pemerintah Indonesia menyampaikan terima kasih. "Kami atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia menyampaikan terima kasih sebesar-besar kepada COVAX," ujar Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong, Sabtu (22/1/2022) malam.

Indonesia telah aktif menjalin kerja sama internasional dan multilateral termasuk melalui WHO Access to COVID-19 Tools (ACT) Accelerator COVAX Facility. COVAX atau COVID-19 Vaccines Global Access sendiri merupakan sebuah inisiatif global yang ditujukan untuk akses setara untuk vaksin-vaksin COVID-19.

Menurut Usman, melalui COVAX juga, Indonesia terus aktif mengampanyekan kesetaraan akses vaksin bagi seluruh negara di dunia. "Indonesia berperan aktif dalam upaya menyetarakan akses vaksin bagi negara-negara di dunia," ujarnya.

Vaksin yang datang ini akan segera didistribusikan secara proporsional ke daerah-daerah yang membutuhkan, dalam rangka program vaksinasi nasional. Pemerintah pun telah mencanangkan bahwa program vaksinasi ini akan terus dipercepat dan diperluas hingga ditargetkan akan bisa rampung pada tahun 2022 ini.

Selain jaminan ketersediaan stok vaksin, upaya percepatan juga dilakukan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait berita-berita tidak benar alias hoaks yang banyak beredar.

Usman menyebut, di beberapa daerah, hoaks berperan memperlambat vaksinasi. Masyarakat dibuat takut dan khawatir terhadap efek vaksinasi, yang dilebih-lebihkan dan dibesar-besarkan. Pemerintah telah memastikan vaksin aman dan berkhasiat, proses vaksinasinya dilakukan dan diawasi secara ketat, dan telah disiapkan juga antisipasi jika terjadi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

"Vaksin COVID-19 yang digunakan ini aman dan berkhasiat, sudah mendapatkan izin Badan POM. Jangan ragu dan menunda vaksinasi hanya karena mendengar isu atau kabar tidak benar yang beredar," tandasnya.

 

Halaman:

Editor: Shafira Thalia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Begini Alasan JD.ID Tutup Permanen 31 Maret 2023

Selasa, 31 Januari 2023 | 01:46 WIB

Menag Bahas Biaya Haji Sampai ke KPK 

Sabtu, 28 Januari 2023 | 09:05 WIB

Awas Ada 108 Pengelola Zakat Ilegal, Ini Nama-namanya

Sabtu, 21 Januari 2023 | 12:55 WIB
X