Daftar Alasan Mengapa Anak 6-11 Tahun Perlu Divaksinasi Covid-19

- Senin, 27 Desember 2021 | 15:33 WIB
Ilustrasi vaksinasi (Foto: Pixabay)
Ilustrasi vaksinasi (Foto: Pixabay)

HALLO DEPOK - Program vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun telah berjalan secara bertahap. Selain melindungi anak itu sendiri, vaksinasi anak juga turut mencegah penularan kepada anggota keluarga.

Namun lebih dari itu, cakupan vaksinasi anak akan mendorong terciptanya kekebalan komunal immunity yang diharapkan bisa membentengi masyarakat dari transmisi virus dan akibat yang lebih buruk.

Dokter spesialis anak sekaligus anggota Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia KOMDA KIPI, Mei Neni Sitaresmi mengatakan, anak-anak perlu mendapatkan vaksinasi karena sampai saat ini tercatat 10-12 persen populasi yang terkena COVID-19 di rentang usia ini. Angka tersebut artinya, lebih dari setengah juta anak terinfeksi. “Dan kalau kita lihat jumlah kematiannya, sampai saat ini mencapai lebih dari 1.000. Itu bukan jumlah yang sedikit,” ujarnya.

Masuknya varian Omicron yang sangat mudah menular di Indonesia, kata Mei, menjadikan semua pihak harus lebih berhati-hati. “Kita sangat khawatir karena anak-anak lebih rentan terhadap varian ini,” imbuhnya.

Mei juga mengingatkan, perlunya orang tua selalu mendampingi, karena hal ini bukan hanya masalah kesehatan fisik, namun juga dapat menimbulkan trauma bagi anak. Anak dikatakan Mei harus mendapatkan perlindungan, karena mereka memiliki hak untuk hidup dan bertumbuh kembang.

Selain melindungi anak, vaksin Covid-19 juga memberikan perlindungan bagi orang-orang di sekitarnya. “Gejala pada anak memang ringan, tapi harus diingat bahwa mereka bisa menjadi sumber penularan bagi sekitarnya, terutama ya karena suatu sebab belum bisa divaksinasi,” ujarnya, seraya mencontihkan balita dan lansia dengan komorbid tidak stabil.

Karena anak-anak lebih mudah dijangkau, ujarnya, diharapkan cakupan vaksinasinya dapat mendorong segera tercapainya herd immunity dan pencegahan penularan lebih optimal. “Cakupan vaksin yang tinggi juga akan menunda terjadinya mutasi pada virus,” tambah Mei.

Terkait dimulainya pembelajaran tatap muka (PTM), Mei mengingatkan, bila diselenggarakan tanpa vaksinasi, dikhawatirkan akan terjadi klister di sekolah dan hal ini harus dicegah.

Infeksi Alamiah vs Vaksinasi

Halaman:

Editor: Shafira Thalia

Tags

Terkini

Solo Safari Resmi Dibuka, Segini Biaya Masuknya

Selasa, 31 Januari 2023 | 07:00 WIB

Kopi Asal Daerah Ini Jawara Cita Rasa Tersedap

Rabu, 4 Januari 2023 | 15:05 WIB

Begini Cara Divif 1 Kostrad Peringati HUT ke 57

Sabtu, 24 Desember 2022 | 10:10 WIB

Kurang Tidur Berisiko Kena Diabetes, Kok Bisa

Senin, 19 Desember 2022 | 10:15 WIB

Bunda Ini Tips Agar Janin Sehat Selama Hamil 

Sabtu, 17 Desember 2022 | 16:25 WIB

Ini Mukjizat Rasulullah SAW yang Menakjubkan

Minggu, 11 Desember 2022 | 08:15 WIB

Hikmah di Balik Kisah Nabi Yunus

Sabtu, 10 Desember 2022 | 09:00 WIB
X