Langkah-langkah untuk Bendung Sebaran Varian Omicron di Indonesia

- Minggu, 9 Januari 2022 | 12:43 WIB
Ilustrasi virus corona (Pixabay)
Ilustrasi virus corona (Pixabay)

HALLO DEPOK - Bersamaan dengan vaksinasi pada berbagai kelompok usia yang tetap berjalan, pemerintah merencanakan segera memulai pemberian vaksinasi penguat atau booster. Diharapkan, kekebalan komunal atau herd immunity akan segera tercapai sehingga masyarakat lebih terlindungi, terutama sebagai antisipasi varian mutasi baru Omicron.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate mengatakan, meski saat ini cakupan vaksinasi Indonesia terbilang tinggi, namun target masih harus dikejar. Dia mengatakan, pada Maret atau April nanti, target sasaran vaksinasi 208,2 juta penduduk akan terselesaikan.

Data menyebut, per 6 Januari 2021, sebanyak sekitar 80% sasaran vaksinasi telah mendapatkan suntikan dosis pertama dan lebih dari 55% telah mendapatkan vaksinasi lengkap 2 dosis. "Saat ini vaksinasi untuk anak 6-11 tahun yang dimulai sejak medio Desember lalu, tengah berjalan," ujar Menkominfo.

Berdampingan dengan upaya perluasan vaksinasi ke seluruh Indonesia, pemerintah juga merencanakan pemberian vaksin booster mulai 12 Januari mendatang.

“Ini adalah kerja besar melibatkan perjuangan dan dukungan berbagai pihak dari pusat hingga daerah, termasuk para pembuat opini publik seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, kalangan akademisi. Yang terpenting, peran aktif masyarakat. Kita sudah sampai sejauh ini, harus tetap dipertahankan,” ujar Menteri Johnny.

Hasil kerja keras dalam vaksinasi COVID-19 tersebut juga telah menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan cakupan vaksinasi terbanyak di dunia, mengikuti Cina, India, dan Amerika Serikat, setelah berhasil mencatatkan cakupan vaksinasi sebanyak 166,67 juta sasaran.

Berdasarkan Our World in Data per 4 Januari 2022, Indonesia sudah menyuntikkan 281.574.183 dosis vaksin COVID-19 dan capaian tersebut membuat Indonesia masuk jajaran 5 besar negara dengan cakupan vaksinasi terbanyak di dunia.

Kesempatan yang sama, Johnny juga mengimbau masyarakat untuk selalu bijak bermobilitas, guna menekan potensi penyebaran virus Omicron.

Sejalan dengan hal tersebut, pemerintah telah memutuskan memperketat pintu masuk Indonesia. Pemerintah resmi menutup sementara masuknya WNA secara langsung maupun transit di negara asing, yang pernah tinggal dan/atau mengunjungi dalam kurun waktu 14 hari dari negara/wilayah dengan kriteria sebagai berikut:

Halaman:

Editor: Shafira Thalia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Solo Safari Resmi Dibuka, Segini Biaya Masuknya

Selasa, 31 Januari 2023 | 07:00 WIB

Kopi Asal Daerah Ini Jawara Cita Rasa Tersedap

Rabu, 4 Januari 2023 | 15:05 WIB

Begini Cara Divif 1 Kostrad Peringati HUT ke 57

Sabtu, 24 Desember 2022 | 10:10 WIB

Kurang Tidur Berisiko Kena Diabetes, Kok Bisa

Senin, 19 Desember 2022 | 10:15 WIB

Bunda Ini Tips Agar Janin Sehat Selama Hamil 

Sabtu, 17 Desember 2022 | 16:25 WIB

Ini Mukjizat Rasulullah SAW yang Menakjubkan

Minggu, 11 Desember 2022 | 08:15 WIB

Hikmah di Balik Kisah Nabi Yunus

Sabtu, 10 Desember 2022 | 09:00 WIB
X