Indonesia Terima Donasi 1,8 Juta Vaksin AstraZeneca Melalui Skema COVAX

- Rabu, 12 Januari 2022 | 21:42 WIB
Ilustrasi vaksin (pixabay)
Ilustrasi vaksin (pixabay)

HALLO DEPOK - Indonesia kembali menerima donasi vaksin dari COVAX, sebuah inisiatif global yang ditujukan untuk akses setara untuk vaksin-vaksin COVID-19. Kali ini sebanyak 1.847.700 dosis vaksin AstraZeneca tiba di Tanah Air, Selasa (11/1/2022) malam.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong menyampaikan di tingkat regional, Indonesia juga merupakan salah satu negara di ASEAN yang menjadi pelopor mengatasi pandemi COVID-19 yang tengah berlangsung.

"Indonesia memimpin dan mendorong berbagai inisiatif ASEAN mengatasi pandemi dan memperkuat mekanisme ketahanan kesehatan ASEAN. Sementara, melalui COVAX, Indonesia terus aktif mengkampanyekan kesetaraan akses vaksin bagi seluruh negara di dunia," ujarnya.

Dia menambahkan, di akhir 2021, Indonesia telah melampaui target WHO dengan melakukan vaksinasi COVID-19 kepada lebih dari 40% penduduknya. "Kita patut bersyukur dengan capaian itu," tuturnya.

Di lain sisi, lanjutnya, saat ini ada 98 negara yang masih belum mencapai 40%, bahkan 41 di antaranya bahkan belum mencapai 10% dari populasi.

Melanjutkan upaya yang dilakukan di 2021, Indonesia menargetkan pada tahun ini mencapai 70% populasi yang telah divaksinasi. Untuk itu, pemerintah secara konsisten terus mendatangkan vaksin untuk memenuhi kebutuhan program vaksinasi.

Usman menegaskan, vaksinasi adalah salah satu kunci untuk melindungi diri dan bangsa dari ancaman COVID-19. Tercapainya herd immunity di Indonesia bisa meningkatkan kemampuan bangsa untuk segera keluar dari pandemi yang telah berlangsung dua tahun ini.

"Program vaksinasi sudah berlangsung setahun, dan kita telah berada di jalur yang tepat dengan terus mengamankan stok vaksin untuk kebutuhan penduduk Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, terkait penyebaran varian Omicron, pemerintah berupaya agar varian tersebut tidak meluas. Usman pun meminta pemerintah daerah untuk menggencarkan penelusuran dan pengetesan kontak erat guna mendeteksi kasus konfirmasi secara lebih dini.

Halaman:

Editor: Shafira Thalia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

10 Provinsi Alami Lonjakan Kasus Covid-19, Mana Saja?

Selasa, 28 Desember 2021 | 21:01 WIB

Ancol Resmi jadi Tuan Rumah Formula E Jakarta 2022

Rabu, 22 Desember 2021 | 15:10 WIB

Terpopuler

X