Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Polisi Tes Kebohongan Suami dan Istri Mudanya

- Selasa, 21 September 2021 | 20:55 WIB
Kasus pembunuhan di Subang (Foto: Istimewa)
Kasus pembunuhan di Subang (Foto: Istimewa)

HALLODEPOK--Misteri pembunuh Tuti Suhartini (55) dan anaknya, Amalia Mustika Ratu (23) sudah sebulan lebih belum terungkap.Berbagai upaya pun telah dilakukan, mulai olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan puluhan orang saksi, hingga pemeriksaan kamera pengawas atau CCTV. Terakhir, polisi juga melakukan tes kebohongan terhadap Yosep (56), suami Tuti dan istri mudanya, Hasmin Hidayah atau Mimin (51).

Tes kebohongan dijalani keduanya pada Kamis dan Jumat pekan lalu. Yosep sendiri menjalani tes kebohongan pada Kamis (17/9/21). Sedangkan istri muda Yosef turut menjalani tes kebohongan pada Jumat (18/9/21).

Tes kebohongan yang dilakukan langsung oleh jajaran Bareskrim Polri itu dijalani Yosep dan Mimin di Kabupaten Subang. Selama dua hari berturut-turut, Yosep dan Mimin menjalani tes kebohongan dengan durasi sekitar dua jam setiap harinya.

"Pak Yosef melaluinya (tes kebohongan) hari Kamis, dari Magrib sampai jam 9 malam, kemudian dilanjutkan Jumat setelah Jumatan," ujar kuasa hukum Yosep dan Mimin, Rohman Hidayat, Selasa (21/9/21).

Rohman sendiri mengaku tidak mengetahui alasan pasti polisi melakukan tes kebohongan kepada kliennya itu. Yang jelas, kata Rohman, sebelum tes kebohongan, polisi sempat menyampaikan undangan kepada Yosef untuk menjalani pemeriksaan ulang, namun dibatalkan.

"Dilakukan tes yang intinya memakai alat-lah karena saya juga tidak masuk. Menurut keterangan Pak Yosef, pada saat itu dia dites kebohongan pakai alat yang di tempel di dada dan tangan," ungkap Yosef.

Rohman pun mengaku tidak mengetahui materi terkait tes kebohongan tersebut. Namun, kata Rohman, berdasarkan keterangan kliennya, Yosef ditanya perihal kasus pembunuhan sadis itu.

"Secara eksplisit ditanya apakah Pak Yosef itu melakukan atau menyuruh melakukan (pembunuhan), itu pertanyaan mendasarnya. Keterangan mereka ke sana, baik Pak Yosef dan Bu Mimin, mereka itu tidak pernah menyuruh melakukan," tegas Rohman membela.

Selain tidak mengetahui materi tes kebohongan, Rohman juga mengaku belum mendapatkan hasil tes kebohongan tersebut. Dia beralasan, tidak mendampingi kliennya saat menjalani tes tersebut.

"Kaitan hasilnya di penyidik. Saya tidak masuk ke ruangan pada saat tes," kata Rohman.

Fakta terbaru, pelaku pembunuhan diduga membuang barang bukti ke tong sampah pencucian mobil di dekat TKP. Namun ternyata tong sampah tersebut rutin dibakar oleh pemilik pencucian mobil dan pelaku diduga mengetahui hal tersebut, sehingga sengaja melakukannya untuk menghilangkan barang bukti.

Posisi tong sampah juga berada di dalam pencucian mobil, bukan di pinggir jalan. Pelaku sengaja masuk terlebih dahulu ke pencucian mobil untuk membuang barang bukti tersebut.

Menurut pemilik pencucian mobil, Dede Sopian, dirinya sempat ditanyai oleh polisi dan diperlihatkan CCTV ada seorang wanita yang keluar dari minibus putih dan membuang barang ke tong sampahnya

"Dari CCTV ada mobil parkir, masuk ke sini, enggak tahu buang apa, kurang tau. Mobil Avanza, enggak tahu silver atau putih, yang turun satu orang, saya lihat satu orang, perempuan,” ujar Dede, Selasa (21/9/21).

Meski sebelumnya polisi menyebut telah menemukan titik terang, namun hingga satu bulan pasca-kejadian pembunuhan ibu dan anak, polisi masih kesulitan menemukan pelakunya.

Editor: Ariful Hakim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pendidikan yang Mencerahkan

Rabu, 18 Januari 2023 | 17:14 WIB

Sah, Ridwan Kamil Gabung Golkar

Rabu, 18 Januari 2023 | 15:41 WIB

Kader Pindah dari Gerinda, Ini Pesan Menohok Nuroji

Sabtu, 14 Januari 2023 | 22:03 WIB

Novi Anggriani Berlabuh ke Gerindra

Kamis, 12 Januari 2023 | 17:39 WIB
X